Jan 29, 2013

The Wedding Photography

at 9:39 AM 0 comments
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa kanjeng mamita maunya melibatkan orang-orang terdekat buat acara perweddingan ini, maka cari-cari vendor sebenernya gak perlu keliling arab. Cukup disini sajah, begitu. Nah, begitu pula perihal foto perfotoan. Sebetulnya dari chikal catering, kami mendapatkan paket liputan pernikahan by Republik Gambar (Art of U). Tapi saya masih bimbang-bimbang juga karena kalau mau digabung dengan candid harus upgrade paket dengan menambah sejumlah harga. Ga pengen ribet juga make vendor X buat liputan, Y buat candid, Z buat wedding clip, halah halahh, pusyiangg donk. Belom lagi buat rangkaian acara pengajian, siraman, dan malam midodareni. Terus berbekal pengetahuan perkembangan jaman saat ini, video liputan banyak di upgrade jadi wedding clip gituhh, kan bikin mupeng.
Trus browsing sana sini, ada beberapa vendor yang saya suka, saya kumpulkan pricelistnya dan saya utak atik itung-itung. Kalau untuk acara siraman, pengajian, malam mido sih sudah deal dari awal sama mas Yasser yang notabene temen deketnya kaka ipar yang juga pernah diamanahkan buat acara yang sama di pernikahan kaka saya. Eh trus saya ngobrolin masalah wedding clip sama mas yasser dan dia juga nyanggupin, dengan harga yang lumayan murce. Walau belum pernah bikin clip buat wedding sebelumnya, tapi mas yasser udah sering terlibat dalam pembuatan clip company profilenya perusahaan2 besar gitu. Smoga hasilnya apik yha ibu-ibuu.






*kenapa cm bisa masukin dikit fotonya??? arghh %#$^l?|!)^%!!!!!! ini akibat minimnya internet apotek. Baiklah, tarik napas, buang, tarik napas lagi, buang lagi.

Jadi fotonya adalah hasil candid dari mas yasser. Bagus khaan, karena saya suka hasil foto-fotonya (lihat saja di webnya yha), akhirnya saya mengambil paket lengkap untuk perweddingan nanti. Total seluruhnya less than 10 jetii lhoo, include wedding clip nya (2.5 jt), dikasih diskon 500 ribu lagi, Alhamdulillah saya hepi, anda hepi, mamitapun ikut hepi. Dapet apa aja? ini dia....

D day (akad dan resepsi)
- foto dan video liputan
- mini studio
- candid
- 1 album 20 halaman untuk foto liputan
- 1 album hasil candid
- wedding clip
- 1 foto cetak 40 x 60 +frame
- dvd transfer all file

D-1 (pengajian, siraman, midodareni)
- foto dan video liputan
- 1 album foto hasil liputan
- wedding clip

Untuk wedding clip, saya belum ngobrol masalah konsepnya seperti apa dan untuk berapa menit nya. Kemarin sempet ngobrol nyambi melihat hasil clip buatan axioo, idih yahutt yhaaa. Kira-kira sih sepuluh menit untuk clip-nya. Yang megang wed clip ini nanti langsung mas yaser, kalau untuk candid kurang tahu, mas yaser juga atau asistennya. Kalau clip khan pake dslr yha, jadi sambil ngambil videonya, bisa sambil candid juga khan. gak tahu deh ntar. Hasil wed clip ini juga akan jadi dalam beberapa hari karena akan ditampilkan pada saat ngunduh mantu nantinya. Big Horay!!!!
Trus lagi usaha juga nih supaya clip-nya bisa dapet dua (2 x 10 menit gituu). Smoga bisa yha ibu-ibuu.. *kedip2 mata
Oh iya, kemarin juga saya request xtra light dan mas yaser mau usaha nyariin yang mursidah, with no xtra charge lagi. Setuju khan kalau semakin terang, hasil foto dan clip-nya smakin bagus?

Update-an : yang megang candid nanti asistennya mas yaser yha, yg wed clip mas yaser langsung,dan kata dese sih, dia gak sempet candid jg dari kamera dese, khan ganti settingan dari video ke camera- ke video lagi bisa makan waktu khan, takut ketinggalan moment katanya. Ahh sipppp i i i love it

Yasser Zein Photography
website: http://www.yasserzein.web.id/index.php
E-mail: zeinoft@gmail.com
Phone: (+62) 0816 964 111

Jan 7, 2013

Wed Progress

at 3:46 PM 1 comments
Postingan pertama ditahun 2013, yayyy, finally, nulis juga yha saya di blog ini. entah kenapa maless banget. Oiya, saya baru saja pulang dari pelatihan ACLS di Purwokerto, selama tiga hari dengan pelatihan yang full activity pagi hingga malam, apalagi bagian mau ujian mega code-nya, ajegilee gak inget saya sama even a single detail of my wedding. Emang rencananya, saya mengerjakan hal-hal yang penting dulu, terutama ACLS ini. Saya harus ikut pelatihannya, baru bisa konsen ke tempat lain. Dan Alhamdulillahhh, i pass it, mengingat pelatih dan penguji kelompok saya hardcore banget. Sempet gak nyangka, ternyata ACLS gitu tohhh, Hooooo, kok gak ada yang bilang sama saya kalo tension pelatihannya tinggi sih, tau gitu kan saya belajar dulu tuh sebelum berangkat. Materinya padat, gak singkat dan uwitss, Sp.JPnya yahud. Terima kasih Guru.

Yep, Terakhir posting tentang wedding khan masih belom progres yahh, tapi alhamdulillah, sepulang dari internship, saya, kanjeng mamita dan papita langsung ngebut to the max, cussssss. and here's the progress :


Venue
[v] Akad Nikah : Aneka Bhakti I Depsos, Salemba
[v] Resepsi : Aneka Bhakti I Depsos, Salemba
sepertinya saya akan review khusus mengenai drama per-venue-an saya di Aneka Bhakti Depsos Salemba yang berhasil bikin saya spontaneously DP di cawang kencana dan bahkan desember kemarin, mamita udah mau nge-book minabahari karena beliau kurang suka sama cawang kencana. Gak sangka lho mamita macem bridezilla gitu, lebih panik dan impulsif dari saya coba. Tapi memang drama ini dramatis banget, bayangin aja berapa bulan nunggu ini gedung turun SK-nya? Terus, sekarang udah? jawabnya masih belum sodara-sodari. Bagi puluhan capeng yang naruh nama di depsos, i bet they feel the same. Hanya saja, kemarin another capeng yang digantung sama depsos, nandini namanya, bilang cami-nya menghubungi Pak Ahmad dan kepastiannya aneka bhakti menjadi pasti walau belum boleh DP karena SKnya baru jadi tengah Januari ini. Mamita ikut menghubungi Pak Ahmad setelahnya, dan kabarnya pun sama. Semoga kami gak di PHP-in Ya Allah, aamiinn.
Dekorasi
[v] Dekorasi akad dan resepsi: Chikal Decoration
[v] Dekorasi siraman dan midodareni : dekor gubukan PDT (Papita Do that), bleketepe dan lain-lain pesen di jatinegara

Salah satu cara menekan budget adalah dengan melakukan apa yang bisa dilakukan, cuma teori aja sih saya, soalnya dekorasi H-1 bukan ide saya :D dan karena sudah punya gubuk2an di depan rumah, sayang donk kalau tidak dimanfaatkan, jadi tinggal beli bunga-bunga aja.

Catering
[v] Catering akad nikah dan resepsi: Chikal Primarasa Catering
[v] Pengajian, Siraman dan midodareni : Bude Endang

Rias Pengantin dan Keluarga
[v] Akad dan Resepsi (pengantin dan keluarga) : Sanggar Melati Rinonce bu Mamiek Kies Slamet
[v] Siraman dan midodareni : Sanggar Melati Rinonce
[v] Rias dan tata rambut/jilbab keluarga : Bu Agus and team
[v] Rias Pengajian : Rias sendiri ahhh
[v] Rias Siraman dan Midodareni : Sanggar Melati Rinonce
Semenjak awal memang rias manten sudah gak bisa dinego lagi, sudah pasti pake bu Mamiek. Untuk rias dan tata rambut/jilbab keluarga dan iring-iringan (di luar paket) awalnya mamita kekeuh pakai Bu Mamiek juga, alasannya males ribet dan pake banyak vendor, padahal harga yang diberikan Bu Mamiek untuk rias dan jilbab mahal gak nahannn (buat saya), tapi sewaktu diskusi dengan Bu Mamiek, malah beliau menyarankan saya mengambil vendor salon saja untuk rias keluarga dan iring-iringan. Bu Mamiek pun menginginkan supaya beliau dan tim fokus ke pengantin dan isi paket. Lagipula, rias untuk keluarga lain kan hanya suportif, gak perlu yang khusus. Ihhhhh I Love Bu Mamiek. Mamita langsung setuju deh kalo petuahnya langsung dari Bu Mamiek. Langsung lah saya cari-cari siapa yang bisa bantuin rias dan jilbab (kepikiran pake sodara yang mandan ganjen gitu bisa make up-in orang-orang) dengan harga yang bersahabat. Ehhh Mamita udah aja gitu kabarin ke Bu Agus, tetangga yang punya salon dan nge-deal sewaktu dikasih harga yang setengahnya dari harga Bu Mamiek. Sesuai banget sama prinsip kanjeng mamita, bahwa hajatan ini kalau bisa melibatkan orang-orang terdekat seperti saudara dan tetangga. Kalau ada saudara atau tetangga yang bisa, kenapa harus cari jauh-jauh? NOTED. oke deh mami, prinsipnya aku ngerti dan terima banget. Untung aja murah, kalau murah, saya langsung setuju hehehe.

Busana
[v] Kebaya Akad CPW : Inade Design
[v] Beskap Akad CPP : Perdana dari bu mamiek
[v] Busana Resepsi Manten : Solo Keprabon - Sanggar Melati Rinonce
[v] Beskap dan Kain Bapak dan Ibu : Sanggar Melati Rinonce
[v] Beskap dan Kain Keluarga dan Iring-iringan : Sanggar Melati Rinonce
[v] Kebaya Ibu: jahit di Joslyn Butik, Pondok Kelapa
[v] Kebaya Saudara Kandung
[v] Seragam among tamu : Pronto Moda
[v] Seragam iring-iringan : Pronto Moda [v] Seragam panitia: Pronto Moda
[v] Seragam teman2: Pronto Moda
[v] Kebaya midodareni : Joslyn butik
[v] Busana Siraman CPP dan CPW : Paketan rias Sanggar Melati Rinonce
[  ] Busana Pengajian
[v] Busana bapak siraman dan midodareni : Paketan rias juga

Seyakin-yakinnya saya, Pronto Moda pasar baru seneng banget deh sama mamita papita. Semenjak acara pernikahan kakak saya, mamita sudah borong di toko ini. Begitu pula buat acara saya. Yasudahlah.. sekarang yang belum kebaya akad saya dikarenakan masih bingung bahan dan modelnya akan seperti apa. Kanjeng mamita sama bingungnya dengan saya, kan kan kan mamita manten jugaaa. Akankah kami kembali ke Pronto Moda? jenggg jenggg? still a mystery

update : misteri terjawab. iyak kita kita beli lagi di pronto moda

Transportasi
[v] Transportasi klrg wanita
[ ] Transportasi klrg pria
[ ] Perijinan, keamanan & parkir tamu
Dokumentasi
[v] Photo prewedding: Cruishz Photography
[v] Photo dan video liputan Akad dan Resepsi : Yasser Photography
[v] Wedding clip : Yasser Photography
[ ] Candid Photography :
[ ] Photo dan video pengajian, siraman dan midodareni : Yasser Photography

Kartu Undangan Dll
[v] Kartu undangan: Citra Printing
[v] Kartu ucapan terima kasih: Alfiandra souvenir
[v] List tamu undangan: rencananya 550 undangan
Souvenir
[ ] Souvenir pengajian : 
[ ] Souvenir siraman :
[ ] Souvenir resepsi: Alfiandra souvenir
Entertainment
[v] MC akad dan resepsi: Tante Wid dan Pak Bendi Chikal
[v] Akad, Panggih dan Resepsi : Gamelan Broto Laras RSPAD
[ ] Sound system akad dan resepsi
[ ] Sound system pengajian, siraman, midodareni

KUA
[ ] Catatan Sipil/KUA : on progress sodara-sodara

Lain -lain
[v] Cincin : pakai cincin tunangan aja, karena saya sangat menyukai kesimple-an and because less is more, maka cincin emas tanpa ornamen apa-apa menjadi pilihan kita. trus kebayanya khan kutu baru, ihh cucok.
[ ] Mahar : jewelry turunan dari almarhum ibundanya mas dit. kewl!!!
[ ] Seserahan : on progress, ketinggalan saya sama diskon akhir tahun, selalu gak sempet, damn!

aduh kayanya list-nya masih banyak tuh yha.... ambil defibbb, im shock, you shock, everybody shock? CLEAR!!!

*diupdate : 7 maret 2013

Dec 19, 2012

Herrlooo Mitrasana

at 8:40 PM 2 comments
Masih bukan update-an persiapan nikah, walau daisypath teriak-teriak empat bulan lagi heyhooo.

Sekarang di kamar yang berbeda, saya mencoba menulis blog ini, setelah beberapa lama tidak menulis di sini. Koneksi internet sekarang beda yha. Kalau tiga minggu yang lalu, saya mengetik lewat keyboard laptop dengan koneksi wifi spee*y di kost. Sekarang hayoo lewat manaa??? lewat koneksi internet milik apotek mitrasana donkk *tanya sendiri, jawab sendiri. Jam menunjukan pukul 08:15 pm sekarang, dimana saya sudah menunggu berjam-jam disini, pasien baru satu. Seminggu kemarin, pasien satu juga. Do Do Do, bukan Do Re Mi, tapi Do Do Do.

Rutinitas yang berbeda sekali yha, tapi tahu tidak, ini sepertinya jawaban doa saya yang begitu spesifik sebulan yang lalu.

Doanya kira-kira seperti ini :

"Ya Allah, semoga habis selesai internship, hambamu ini tidak galau cari kerja, semoga dapat yang dekat rumah jadi bisa naik motor, ga pake jaga malem (apalagi 24 jam), trus yang gajinya X jt supaya bisa nabung buat merit, dan smoga pasiennya gak bikin cape sama stress berat (pengalaman kerja di IGD, sm jumlah pasien puskesmas Kebumen III yang bernominal itu), Amiiiin"

Sehari saya menapakan kaki di bekasi, besoknya interview sama dr.Obe di Kelapa Gading. Dan, alhamdulillah ditempatkanlah saya di Apotek Mitrasana Villa Nusa Indah, kira2 10 km dari rumah, bisa naik motor,karena akses kesana gak sebrutal kalimalang, jadi ibunda kanjeng mamita tidak khawatir. Alhamdulillah juga UD (uang duduk, istilah buat gaji pokok minimal) bisa mencapai target yang diinginkan sebelumya. Jam kerja : senin sampai sabtu jam 8pagi-9malam, minggu libur. Yesss akhirnya punya weekend, bisa gaya kaya orang kantoran. Langsung sikattt..

Day 1 : ada pasien satu, Day 2-Day6 : pasien 0
ada beberapa yang periksa lab, jadi saya ambil darahnya.

Langsung teringat doa yang sebulan sebelumnya yang selalu saya ucapkan hampir di setiap sholat. Haduhh kurang spesifik lagi doanya, sebut pasiennya harusnya sih :D mention the number --> 5-10, thts the exact number i wanted.

Tapi saya tetap bersyukur dan mengucap Alhamdulillah. Sepakat dengan apa yang pernah saya rasakan sebelum-sebelum-sebelumnya, belum kenal belum sayang, jadi saya harus tetap coba enjoy dan ikhlas.

Kagok juga sih, kalau dateng pasien lagi, seperti hari ini, biasanya luwes anamnesis dan pemeriksaan fisik, sekarang jadi seperti harus mikir lagi. Bahayanya kalau ketemu pasien jarang begini nihh, akhirnya jadi ka to hte gok, dan ilmu bisa mulai satu-satu rontok. Astaghfirullah, semoga gak terjadi.

Eh Eh Eh yasudahlah, bagaimanapun saya tetap senang kok, dapet pengalaman yang baru, suasana yang baru, dan kalau tanggalan merah, ikutan libur. Gak seperti biasanya, weekend dan weekdays ga ada bedanya xixixixi. Dan dan dan waktu menunggu pasien bisa dimanfaatkan dengan baca baca kembali materi yang lupa (hueekkkss idealnya sih gitu, nyatanya???)

Satu hal baru yang saya lakukan setiap hari :
Setiap ada pelanggan, kami mengucap : "Selamat datang di Mitrasana, ada yang bisa dibantu?"

ihhhhhh berasa mbak-mbak customer service dehh *joget

Nov 10, 2012

Bu Min Bumirejo

at 12:10 AM 0 comments
Post saya kali ini off dulu dari seputar per-weddingan, tetapi beralih ke sosok wanita yang langsung membuat saya kagum di pertemuan pertama. Kegiatan harian di Puskesmas Kebumen III adalah seputar balai pengobatan umum di puskesmas itu sendiri, klinik pasar, posyandu, puskesmas keliling, bias (pekan imunisasi anak sekolah) dan sebagainya. Jujur saja dengan rutinitas seperti itu, cukup menyenangkan bagi saya, karena mengenalkan kepada saya realita masyarakat Kota Kebumen khususnya di bidang kesehatan. Saya bertemu dengan banyak orang, banyak pasien, dan banyak tokoh. Salah satunya ibu berusia 70 tahun yang masih sangat aktif berkarya berbagi kepada masyarakat. Panggilan akrabnya Bu Min. Maaf bu, saya tidak bertanya nama panjang ibu. Tapi jika anda berada di kawasan Bumirejo, Kebumen, siapa sih yang tidak kenal beliau. Jika saya tidak salah, beliau adalah pensiunan guru :)

Rumah beliau dekat dengan alun-alun. Dengan ribuan tanaman yang dirawatnya setiap hari, rumah beliau terkesan sangat hommy dan hijau. Saya sampai tidak menyangka, jumlah tanamannya mencapai ribuan dan betul-betul terawat. Nah, tanaman hanya salah satu karya beliau yang menunjukan kepeduliannya terhadap lingkungan. Darah "kepedulian"nya tidak hanya terhadap tanaman, tapi juga teradap pendidikan dan kehidupan sosial. Di usia beliau yang dimana di usia tersebut, rata-rata lansia sudah tidak produktif, tidak tampil segar, dengan sindrom geriatrik, beliau justru tampil jauh lebih muda dan energik. Ga nyangka, salut banget.

Bu Min mempunyai anak asuh sejumlah puluhan (65 jika saya tidak salah dan lupa). Beliau bilang : "anak asuh saya 65, sudah ada yang jadi dosen, jadi dokter, wah alhamdulillah". Di rumah beliau ini juga posyandu, pertemuan kader, rapat pnpm dan pertemuan masyarakat dilaksanakan. Bu Min sangat memfasilitasi kegiatan masyarakat setempat. Pokoknya pro terhadap apapun yang bersifat membangun dan mendidik.

"sambil ngumpul-ngumpul, anak-anak bisa main diatas, tuhh ada buku bacaan banyak banget" sahut Bu Min saat mengajak saya berjalan-jalan keliling rumahnya. Yak betul sekali ada beberapa meja dan kursi dengan hiasan gambar anak-anak di dinding, dan beberapa rak dengan deretan buku yang rapih. Hingga saya selesai pengobatan di puskesmas keliling tersebut, sudah banyak yang diceritakan beliau, apa saja diceritakannya, dari mulai bagaimana dia merintis pembangunan rumah tersebut (rumah untuk balai pertemuan) hingga pemikiran-pemikiran beliau. Salut sekali, semoga jika usia saya seperti beliau, saya bisa banyak bermanfaat untuk orang-orang, seperti Bu Min. "Apalagi sih yang saya cari, yha dari dulu apa-apa untuk orang lain, supaya jadi pahala" tutur beliau.

Ini dia Bu Min. Guess that she was pretty when was young. Eh skrg jg cntik kok :)

Dari rumah seberang, tampak deretan tanaman

Buku tersusun rapih di rak

Masih tentang tanaman

Ini adalah selokan kecil diantara dua rumah. Diisi juga lah sama taneman. Ajibb niatnya

Di bagian depan ruang pertemuan

Saung dibelakang rumah buat ngademmm
Posyandu beberapa minggu setelahnya, saya kembali bertemu dengan Bu Min. Beliau sedang sibuk membenahi puskesmas pembantu bumirejo. Istilahnya ndandani lah yha. Masih dengan semangat yang sama. Yha begitulah memang beliau kesehariannya, sibuk melakukan sesuatu yang bisa memberikan manfaat untuk masyarakat. Semoga kapan-kapan bisa bertemu dengan Bu Min lagi :)



 

Moli Sari Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos